Pengertian Zat Adiktif dan Psikotropika berserta Dampaknya

IPA Melisa

Sebelumnya mimin telah mengulas tentang pengetian Zat Aditif, pada postingan kali ini mimin akan membahas tentang pengertian Zat Adiktif. Zat aditif dan Zat adiktif adalah dua hal yang berbeda loh guys.

Jika Zat aditif adalah bahan yang ditambahkan ke dalam makanan. Maka apakah Pengertian zat adiktif itu ? Yuk simak penjelasannya dibawah ini yaa 🙂

Pengertian Zat Adiktif dan Psikotropika

Pengertian Zat Adiktif dan Psikotropika

Pengertian Zat Adiktif

Zat adiktif adalah istilah untuk zat-zat yang pemakaiannya dapat menimbulkan ketergantungan fisik yang kuat dan ketergantungan psikologis yang panjang.

Bisa dibilang bahwa Zat adiktif adalah zat-zat kimia yang dapat menimbulkan kecanduan atau ketagihan (adiksi) pada pemakainya.

Menurut Wikipedia pengertian Zat Adiktif adalah  obat serta bahan-bahan aktif yang apabila dikonsumsi oleh organisme hidup, maka dapat menyebabkan kerja biologi serta menimbulkan ketergantungan atau adiksi yang sulit dihentikan dan berefek ingin menggunakannya secara terus-menerus.

Awalnya zat adiktif berasal dari bahan alami seperti tembakau, ganja dan lain-lain. Namun seiring dengan perkembangan teknologi zat adiktif telah banyak berasal dari bahan kimia.

Pengertian Psikotropika

Menurut Wikipedia pengertian psikotropika adalah suatu zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 adalah bahan atau zat baik alamiah maupun buatan yang bukan tergolong narkotika yang berkhasiat psikoaktif pada susunan saraf pusat.

Psikoaktif maksudnya memiliki sifat mempengaruhi otak dan perilaku sehingga menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku pemakainnya.

Pada mulanya penggunaan psikotropika adalah untuk memenuhi kebutuhan medis. Namun saat ini telah disalahgunakan dan menimbulkan dampak yang buruk terhadap tubuh.

Baca juga : Pengertian Urbanisasi, Faktor dan Dampaknya

 Jenis Obat yang Mengandung Zat Adiktif

Berdasarkan Undang-Undang No.5 Tahun 1997 tentang Psikotropika menyebutkan beberapa obat yang mengandung zat adiktif antara lain :

  • Amfetamin
  • Amobarbital, Flunitrazepam
  • Diahepam, Bromazepam, Fenobarbital
  • Minuman Beralkohol
  • Tembakau atau Rokok
  • Halusinogen
  • Bahan Pelarut seperti bensin, tiner, lem, cat, solvent, dll

Dampak Penggunaan Zat Adiktif

Minuman Alkohol

Alkohol dalam minuman keras dapat menyebabkan gangguan jantung dan otot syaraf, mengganggu metabolisme tubuh, membuat janis menjadi cacat, impoten serta gangguan seks lainnya.

Ganja

Ganja memiliki kandungan yang berbahaya dan dapat menyebabkan daya tahan tubuh berkurang dan melemah sehingga mudah terserang penyakit dan infeksi serta memperburuk aliran darah koroner.

Halusinogen

Halusinogen dalam tubuh manusia dapat mengakibatkan pendarahan otak.

Kokain

Zat adiktif kokain jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kekurangan sel darah putih atau anemia sehingga dapat membuat badan kurus kering. Selain itu kokain menimbulkan perforesi sekat hidung (ulkus) dan aritma pada jantung.

Opiat ( Opioda )

Zat opioda atau opiat yang masuk ke dalam badan manusia dapat mengganggu menstruasi pada wanita, serta impotensi dan konstipasi khronuk pada pria.

Inhalasia

Inhalasia memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan kita seperti gangguan pada fungsi jantung, otak, dan liver.

Penyalahgunaan Non Obat

Banyak sekali barang yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari yang kemudian disalahgunakan yang dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan diantaranya bensin, thinner, lem, cat, racun serangga, dan masih banyak lagi.

Demikian penjelasan terkait zat adiktif dan psikotropika serta bahayanya bagi kesehatan. Karenanya sayangilah tubuh anda dan jaga serta bersyukurlah sebanyak-banyaknya atas kehidupan yang telah diberikan tuhan.

Jangan sampai kita menjadi orang-orang yang merugi karena menyalahgunakan serta mengkonsumsi barang yang tidak seharusnya. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya di Sumberpengertian.com yaa 🙂

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply