Pengertian Yaumul Hisab dan Dasar Hukum Hisab

Posted on

Hai sobat berjumpa lagi dengan Sumberpengertian.com, pada kesempatan yang baik ini kami akan berbagi informasi terkait Pengertian Yaumul Hisab. Jadi bagi sobat yang masih belum paham tentang pengertian ini simak dengan teliti yaa 🙂

Pengertian Yaumul Hisab da Dasar Hukumnya

Pengertian Yaumul Hisab Menurut Bahasa adalah Perhitungan

Pengertian Yaumul Hisab menurut istilah adalah peristiwa Allah menampakkan kepada manusia amalan mereka di dunia dan menetapkannya atau Allah mengingatkan dan memberitahukan kepada manusia tentang amalan kebaikan dan keburukan yang telah mereka lakukan.

Pengertian Hisab menurut Aqidah

Al ‘Aradh (penampakan dosa dan pengakuan)

Pengertian Al’Aradh terbagi menjadi dua :

Pengertian umum, yakni Seluruh mahluk yang ditampakkan di hadapan Allah dalam keadaan menamoakkan lembaran atau amalan mereka. Ini mencakup orang yang dimunaqasyah hisabnya dan yang tidak dihisab.

Pemaparan amalan maksiat kau Mukminin kepada mereka, penetapannya, merahasiakannya dan pengampunan Allah atasnya. Hisab yang demikian dinamakan hisab yasir.

Munaqasyah (Diperiksa secara sungguh-sungguh)

Munaqasyah disebut juga dengan hisab perhitungan antara kebaikan dan keburukan.

Baca juga : Pengertian Obligasi Menurut Para Ahli

Dasar Hukum Hisab

Dasar hukum hisab disebutkan dalam firman Allah SWT dalam Q.S Al-Ghasyiyah ayat 25 dan 26.

Artinya :
“Sungguh, kepada Kami-lah mereka kembali. Kemudian sesungguhnya (kewajiban) Kami-lah membuat perhitungan atas mereka.” (Q.S Al-Ghasyiyah :25-26 )

Nama-nama lain dari hari akhir atau hari kiamat

Yaumul Qiyamah

Yaumul Qiyamah atau disebut juga dengan hari kebangkitan besar. Hari kiamat ditandai dengan hari berakhirnya kehidupan dunia yang ditandai dengan hancurnya seluruh mahluk ciptaan Allah.

Yaumul Fashl

Yaumul Fashl disebut dengan istilah hari pemisah. Maksudnya pada Yaumul Fashl manusia dipisahkan antara orang-orang mukmin dan orang-orang kafir. Pada hari tersebut manusia dikelompokkan menurut keyakinan agamanya.

Yaumul Thalaq

Yaumul Thalaq yakni hari pertemuan manusia dengan sesamanya.

Yaumul Jam’i adalah hari berkumpulnya manusia sejak zaman Nabi adam sampai dengan manusia akhir zaman dan ditanyakan seluruh amal perbuatannya selama hidup di dunia.

Yaumul Ba’ats

Yaumul Ba’ats yakni hari kebangkitan atau ketika manusia dibangkitkan dari kuburnya. Mahsyar adalah padang yang luas tempat berkumpulnya manusia setelah Yaumul Ba’ats.

Yaumul Hisab

Yaumul Hisab adalah hari perhitungan dimana manusia akan diperhitungkan amal dan perbuatannya.

Yaumul Mizan

Yaumul Mizan atau hari pertimbangan adalah hari diadakannya pertimbangan amal perbuatan yang telah di lakukan manusia selama hidup didunia. Semua amal perbuatan manusia dihitung dengan cermat dan tidak ada satupun yang terlewatkan.

Yaumul Jaza

Yaumul Jaza adalah hari pembalasan amal perbuatan manusia. Balasan yang diberikan tergantung dari perbuatan manusia semasa hidupnya.

As-Sa’ah

As-Sa’ah adalah hari yang menentukan. Terjadinya hari kiamat telah ditentukan secara tepat tidak dapat ditunda, dimajukan atau dimundurkan.

Yaumul Diin

Yaumul Diin merupakan hari pembalasan agama. Pada hari tersebut alam perbuatan yang berkaitan dengan pengamalan agamanya akan dihitung dengan cermat.

  • Contoh : Sholat, zakat, puasa, haji dan lain sebagainya.

Demikian penjelasan tentang pengertian Yaumul Hisab dan hari akhir lainnya. Semoga kelak pada hari akhir kita termasuk dalam orang-orang mukmin dan mendapatkan ganjaran surga. Aamiin ya rabbal aalamiin.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Simak terus informasi lainnya pada postingan selanjutnya yaa 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *