Pengertian Jamur (Fungi) Lengkap (Ciri-ciri, Jenis, Reproduksi, dan Fungsi Jamur)

Posted on

Selamat malam sobat, Yuk belajar tentang pokok pembahasan Jamur atau yang disebut dengan fungi. Apa sih pengertian jamur, bagaimana reproduksi jamur, ciri-ciri jamur, struktur tubuh, klasifikasi jamur dan peran jamur dalam kehidupan.

Pengertian Jamur, Ciri-ciri, Jenis, Reproduksi, Contoh dan Fungsi Jamur

Pengertian Jamur Secara Umum

Pengertian Jamur (Fungi) atau cendawan adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof.

Jamur merupakan mahluk hidup uniseluler dan multiseluler.

Ciri dan Karakteristik Jamur (Fungi)

Fungi memiliki ciri dan karakteristik yang membedakannya dengan mahluk hidup lain diantaranya :

  • Organisme eukariota
  • Tidak memiki klorofil
  • Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut dengan hifa.
  • Hifa dapat membentuk anyaman yang bercabang-cabang yang disebut dengan miselium
  • Bereproduksi secara generatif dan vegetatif.
  • Bersifat uniseluler dan multiseluler
  • Tidak mempunyai flagela dalam daur hidupnya.
  • Jamur tumbuh pada habitat yang lembab, mengandung banyak zat organik, sedikit asam, dan kurang cahaya.
  • Tidak mengandung selulosa paad dinding selnya, melainkan karbohidrat kompleks (termasuk kitin).

Reproduksi Jamur (Fungi)

  • Jamut atau fungi memiliki sistem reproduksi yang unik berikut adalah penjelasannya :
  • Umumnya jamur atau fungi bereproduksi dengan spora mikroskopik, yaitu sel reprodukitf yang tidak motil.
  • Spora ini dihasilkan dari hifa aerial yang terspesialisasi.
  • Hifa aerial pada beberapa jamur (fungi) membentuk struktur kompleks yang disebut dengan badan buah (fruiting body).
  • Spora yang dihasilkan dalam badan buah.
  • Terdapat tiga bentuk struktur reproduktif pada jamur, yaitu gametangium, sporangium, dan konidiofor.
  • Gametangium adalah struktur tempa pembentukan gamet.
  • Sporangium merupakan struktur tempa dibentuknya spora. Sedangkan konidiofor adalah hida yang terspesialisasi dengan menghasilkan spora aseksual yang disebut dengan konidia.

Fungsi dan Peranan Jamur (Fungi) dalam Kehidupan

Jamur terbagi ke dalam dua kategori yakni jamur yang menguntungkan bagi kehidupan manusia dan ada juga jamur yang merugikan manusia.

Fungsi dan Peranan Jamur yang Menguntungkan Bagi Kehidupan

Jamur (fungi) memiliki peran dan fungsi yang menguntungkan bagi manusia diantaranya adalah jenis-jenis jamur berikut ini :

  • Rhizopus stolonifer merupakan jamur yang digunakan untuk membuat tempe.
  • Aspergillus oryzae merupakan jamur yang digunakan untuk mengempukkan adonan
  • Saccharomyces cerevisiae merupakan jamur yang digunakan untuk membuat tape, roti, bir, dan minuman sake.
  • Neurospora crassa merupakan jenis jamur yang digunakan untuk membuat oncom
  • Trichoderma sp merupakan jenis jamur yang digunakan untuk menghasilkan enzim selulase
  • Rhizopus nigricans merupakan jenis jamur yang digunakan untuk menghasilkan asam fumarat
  • Ganaoderma lucidum merupakan jenis jamur yang digunakan sebagia bahan obat.

Fungsi dan Peranan Jamur yang Merugikan Bagi Kehidupan

Selain menguntungkan jamur juga ada yang merugikan yakni jenis-jenis jamur di bawah ini :

  • Aspergillus fumigatus merupakan jenis jamur yang menyebabkan kanker pada paru-paru burung
  • Candinda albicans merupakan jenis jamur yang menyebabkan infeksi pada vagina.
  • Ustilago maydis merupakan jenis jamur parasit pada tanaman jagung dan tembakau.
  • Microsporum sp, dan Trichophyton sp merupakan jenis jamur yang menyebabkan kurap atau panu.
  • Epidermophyton floccosum merupakan jenis jamur yang menyebabkan penyakit pada kaki atlet.
  • Aspergillus flavus, penghasil aflatoksi merupakan jenis jamur yang menyebabkan kanker pada manusia.
  • Amanita phalloides merupakan jamur yang mengandung balin yang menyebabkan kematian bagi yang memakannya.

Jenis-jenis Jamur

Jamur banyak sekali jenisnya antara lain :

  • Boletus sp (Boletaceae)
  • Chantharellus cibarius (Chantharellaceae)
  • Clavariadelphus truncatus (Clavariaceae)
  • Collybia sp (Tricholomataceae)
  • Dacrymyces deliquescens (Dacrymycetaceae)
  • Exidia galandulosa (Exiidiaceae)
  • Helvella monochella (Helvellaceae)
  • Hydnum repandum (Hydnaceae)
  • Hygrocybe punicea (Hygrophoraceae)
  • Hygrophorus hypotejus (Hygrophoraceae)
  • Hypoloma capnoides (Strophariaceae)
  • Jamur akar
  • Jamur awan
  • Jamur Bulan
  • Jamur cabe
  • Jamur Karang
  • Jamur Kelapa
  • Jamur Kikik
  • Jamur Kuping Kongop
  • Jamur Kuping Pimir
  • Jamur otak
  • Jamur Taoun
  • Jamur Telok Pipit
  • Jamur Terompet /Jamur Sarang Burung
  • Jamur tiram
  • Jamur ulat
  • Khamir
  • Lactarius pyrogalus (Russulaceae)
  • Lepiota procera (Lepiotaceae)
  • Polyporus giganteus (Polyporaceae)
  • Pycnoporus cinnabarinus (Polyporaceae)
  • Russula nygricans (Russulaceae)
  • Russula sp (Russulaceae)
  • Suillus bovinus (Boletaceae)
  • Theleophora terestris (Theleophoraceae)

Demikian Pengertian Jamur (Fungi) Lengkap dengan karakteristik, jenis-jenis, dan Fungsi Jamur. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan juga untuk penulis. Sampai jumpa pada artikel pendidikan selanjutnya di Sumberpengertian.com 🙂

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *