Pengertian Hidrosfer dan Siklus Hidrologi

Geografi Melisa

Untuk menyapa sobat pagi ini admin akan memberikan informasi terkait tentang Pengertian Hidrosfer serta bagaimana terjadinya siklus Hidrologi. Bagi sobat yang belum memahami tentang materi tersebut mari kita belajar bersama-sama yaa 🙂

Pengertian Hidrosfer dan Contohnya

Pengertian Hidrosfer

Hidrosfer merupakan  lapisan air yang ada di permukaan bumi.

Kata hidrosfer sendiri berasal dari kata “hidros” yang artinya air dan “sphere” yang artinya lapisan. Hidrosfer di permukaan bumi meliputi danau, sungai, laut, lautan, salju atau gletser, air tanah dan uap air yang terdapat di lapisan udara.

Dengan kata lain hidrosfer merupakan semua air yang berada di Bumi, baik dalam bentuk cair yakni air, padat berupa es dan salju, maupun dalam bentuk gas yakni berupa uap air.

Jika sobat sudah memahami tentang pengertian Hidrosfer maka kita lanjutkan kepada Pengertian Siklus Hidrologi.

Baca juga : Pengertian Etika Bisnis Menurut Para Ahli dan Contohnya

Pengertian Siklus Hidrologi

Siklus hidrologi merupakan suatu proses peredaran atau daur ulang air secara berurutan dan terjadi terus-menerus.

Yang berperan penting dalam Siklus Hidrologi adalah pemanasan matahari. Dengan bantuan sinar matahari keseluruhan air yang ada dipermukaan bumi menguap.

Kemudian pada ketinggian tertentu ketika temperatur atau suhu menurun maka uap air akan mengalami fase kondensasi. Pada fase kondensasi inilah uap air menjadi titik-titik air dan jatuh sebagai hujan.

Siklus Hidrologi

Siklus Hidrologi terbagi ke dalam tiga kategori yakni Siklus Hidrologi Pendek, Sedang dan Panjang.

1). Siklus Pendek

Dalam siklus hidrologi pendek, air laut yang terkena paparan sinar matahari menguap menjadi gas sehingga mengalami kondensasi sebelum sampai ke daratan dan membentuk awan, sehingga terjadi hujan di permukaan laut.

2). Siklus Sedang

Untuk siklus hidrologi sedang, uap air yang berasal dari lautan ditiup oleh angin menuju ke daratan. Di daratan uap air membentuk awan yang akhirnya jatuh sebagai hujan di atas daratan. Air hujan tersebut kemudian akan mengalir melalui sungai-sungai, selokan dan lain-lain hingga kembali lagi ke laut.

3). Siklus Panjang

Sedankan pada siklus hidrologi panjang, siklusnya dimulai dari uap air yang berasal dari lautan ditiup oleh angin ke atas daratan. Adanya kondensasi atau pendinginan yang mencapai titik beku pada ketinggian tertentu, membuat terbentuknya awan yang mengandung kristal es.

Awan tersebut menurunkan hujan es atau salju di pegunungan. Di permukaan bumi es mengalir dalam bentuk gletser, masuk ke sungai dan selanjutnya kembali ke lautan.

Baca juga : Pengertian Akuntabilitas Secara Umum & Menurut Para Ahli

Jenis Hidrosfer

Hidrosfer dibedakan menjadi dua yakni :

Perairan Darat

Hidrosfer di perairan darat merupakan air tawar yang berada di air tanah baik yang dangkal maupun air tanah dalam serta berbagai air yang ada di permukaan misalnya sungai dan danau.

Perairan Laut

Sedangkan untuk hidrosfer perairan air laut merupakan air asin. Perairan laut meliputi semua air yang berada di laut.

Demikian penjelasan Hidrosfer dan Siklus Hidrologi yang telah kami sajikan. Semoga informasi di Sumberpengertian.com ini mudah difahami dan bermanfaat untuk sobat. Simak informasi penting lainnya pada postingan selanjutnya ya 🙂

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply