Pengertian Ekologi Lengkap | Prinsip, Jenis-jenis dan Contoh Ekologi

Posted on

Sebuah organisme selalu berinteraksi dengan sesama dan lingkungannya. Terdapat Ilmu yang secara khusus mempelajari hubungan antara organisme dengan lingkunganya. Ilmu tersebut dikenal dengan istilah Ekologi. Pada kesemapatan yang baik ini mimin akan mengulas tentang Pengertian Ekologi, Prinsip-prinsip dalam Ekologi, Piramida Ekologi, Jenis-jenis Ekologi, dan Contoh Ekologi.

Pengertian Ekologi Lengkap | Prinsip, Jenis-jenis dan Contoh Ekologi

Pengertian Ekologi

Definisi Ekologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Prinsip-prinsip Ekologi

Prinsip-prinsip yang dianut dalam Ilmu Ekologi diantaranya adalah :

  • Interaksi (interaction)
  • Saling ketergantungan (interdependence)
  • Keanekaragaman (diversity)
  • Keharmonisan (harmony)
  • Kemampuan berkelanjutan (sustainability)

Piramida Ekologi

Terdapat tiga jenis piramida ekologi diantaranya piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi.

Piramida Jumlah

Pada piramida jumlah Komposisi organisme, tergolong dalam tingkat trofik yang disajikan dalam piramida jumlah. Piramida jumlah adalah piramida yang menunjukkan jumlah organisme pada setiap tingkatan trofik.

Organisme di tingkat trofik pertama biasanya melimpah, sedangkan tingkat trofik kedua, ketiga dan selanjutnya semakin berkurang. Komunitas yang kebanyakan memiliki jumlah normal adalah tumbuhan yang lebih banyak daripada organisme herbivor.

Demikian pula, pada jumlah herbivor yang selalu lebih banyak daripada jumlah karnivor tingkat I. Karnivor tingkat I juga selalu lebih banyak dari pada karnivor tingkat II dan seterusnya.

Piramida Biomassa

Pengertian Piramida biomassa merupakan piramida yang menggambarkan berat atau massa kering total organisme hidup dari masing-masing tingkat trofiknya pada suatu ekosistem dalam kuran waktu tertentu.

Pada piramida biomassa memiliki penggambaran yang lebih realistik dari pada piramida jumlah. Fungsi piramida biomassa adalah menggambarkan perpaduan massa seluruh organisme di habitat tertentu, dan dinyatakan dalam gram.

Untuk menghindari kerusakan habitat, maka biasanya pengukuran menggunakan metode sampel. Sampel diukur, kemudian total seluruh biomassa yang dihitung dengan perbandingan yang tertentu. Pengkuran tersebut, menghasilkan informasi yang lebih akurat mengenai ekosistem.

Piramida Energi

Definisi piramida energi adalah piramida yang menggambarkan terjadinya penurunan energi pada tiap tahap tingkatan trofik. Piramida energi dibuat berdasarkan pada observasi dalam waktu yang lama.

Pada piramida energi memberikan gambaran paling akuran mengenai aliran energi dalam ekosistem dari pada piramida jumlah, dan piramida biomassa. Pada piramida energi terjadi penurunan jumlah energi secara berturut-turut dari tingkat trofik yang paling rendah ke tingkat trofik yang paling tinggi.

Berikut adalah penyebab kurangnya energi pada setiap tingkat trofik :

  • Hanya sebagian pada makanan yang ditangkap dan dimakan oleh tigkat trofik selanjutnya
  • Makanan yang dimakan tidak akan bisa seluruhnya dicerna dan ada yang dikeluarkan sebagai sampah
  • Hanya pada sebagian makanan yang dicerna menjadi bagian dari tubuh organisme, sedangkan pada sisanya digunakan sebagai sumber energi.

Baca juga : Pengertian Design Grafis, Prinsip dan Unsur Design Grafis (Lengkap)

Jenis-jenis Ekologi

Terdapat beberapa jenis ekologi diantaranya adalah :

Ekologi Hutan

Pengertian Ekologi Hutan adalah studi yang mempelajari interaksi antara mahluk hidup dengan lingkungan. Interaksi ini sangat kuat dan kompleks sehingga membuktikan bahwa ekologi ialah biologi lingkungan (Eviromentalbiology).

Ekologi Laut

Ekologi laut adalah studi yang mempelajari tentang Ekosistem air laut. Ekosistem air laut dibedakan atas lautan, pantai, estuari, terumbu karang, dan padang lamun. Habitat air laut (oceanic) ditandai oleh salinitas yang tinggi dengan ion Cl mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar.

Pada daerah tropis suhu laut sekitar 25°C. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi. Batas antara lapisan air yang panas dibagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah disebut daerah termocline.

Sedangkan pada daerah dingin, suhu air laut merata sehingga air dapat bercampur, maka daerah permukaan laut tetap subur dan banyak plankton serta ikan. Gerakan air dari pantai ketengah menyebabkan air bagian atas turun ke bawah dan sebaliknya, sehingga memungkinkan terbentuknya rantai makanan yang berlangsung baik. Habitat laut dapat dibedakan berdasarkan kedalamannya dan wilayah permukaannya secara horizontal.

Ekologi Estuari

Ekologi Estuari (muara) adalah tempat berkumpulnya sungai dengan laut. Pada Estuari sering dibatasi oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau rawa garam. Salinitas air berubah secara bertahap mulai dari daerah air tawar ke laut. Salinitas ini juga dipengaruhi oleh siklus harian dengan pasang surut airnya. Nutrien dari sungai memperkaya estuari.

Ekologi Padang Lamun

Ekologi Lamun biasanya membentuk padang lamun yang sangat luas di dasar laut yang masih bisa dijangkau oleh cahaya matahari yang memenuhi bagi pertumbuhannya. Lamun hidup di perairan dangkal dan jernih pada kedalaman antara 2-12 m, dengan sirkulasi air yang baik. Air yang bersirkulasi dibutuhkan untuk mengirimkan zat-zat hara danoksigen, serta membawa hasil metabolisme lamun ke luar dari daerah padang lamun.

Baca juga : Pengertian Deposito, Jenis-jenis, Keuntungan dan Cara Menghitung Bunga Deposito

Setelah membaca artikel ini semoga sobat dapat memahami materi ini dengan benar yaa 🙂 Jangan lupa terus menyimak informasi pendidikan lainnya hanya di Sumberpengertian.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *