Pengertian Dongeng, Struktur dan Jenisnya

B. Indonesia Melisa

Hello Sobat, Kali ini mimin akan mengulas tentang pokok bahasan pengertian dongeng 🙂 Pasti banyak yaa dari sobat yang sering mendengar cerita dongeng ketika masih anak-anak?

Pengertian Dongeng Menurut Para Ahli

Pengertian Dongeng

Dongeng merupakan sastra lama yang menceritakan kejadian fiksi yang tujuannya untuk memberikan hiburan serta nilai pendidikan.

Menurut Wikipedia, Dongeng merupakan merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi.

Menurut James Danandjaja pengertian dongeng adalah termasuk cerita rakyat lisan yang tidak dianggap benar-benar terjadi oleh empunya cerita.

Disebutkan juga bila dongeng biasanya mengandung sindiran dan tidak terikat oleh waktu. Dongeng merupakan cerita rakyat tradisional yang disampaikan secara turun temurun oleh nenek moyang.

Struktur Dongeng

Dongeng terbagi kedalam tiga struktur yakni :

Pendahuluan

Pendahuluan merupakan kalimat pengantar untuk memulai dongeng.

Isi

Peristiwa atau isi merupakan bentuk kejadian-kejadian yang disusun besarkan urutan waktu.

Penutup

Penutup merupakan akhir dari bagan cerita yang dibuat untuk mengakhiri cerita.

Dongeng memiliki alur yang sederhana.

Alur cerita dongeng ditulis secara singkat dan bergerak cepat.

Tokoh di dalam Dongeng tidak diceritakan secara rinci.

Dongeng biasanya ditulis seperti gaya penceritaan secara lisan.

Serta pendahuluan dalam cerita sangat singkat dan lansung pada topik yang ingin diceritakan.

Baca juga : Pengertian Yaumul Hisab dan Dasar Hukum Hisab

Jenis-jenis Dongeng

Dongeng terbagi ke dalam beberapa jenis diantaranya :

Fabel

Fabel merupakan dongeng yang menceritakan tentang watak dan perilaku manusia yang diperankan oleh binatang.

Contoh : Dongeng Kancil dan Buaya.

Legenda

Legenda menceritakan peristiwa yang berhubungan dengan keajaiban alam, biasanya berisi tentang kejadian suatu tempat.

Contoh : Legenda Gunung Tangkuban Perahu

Mite

Mite merupakan dongeng yang menceritakan tentang hal-hal gaib (animisme) seperti dewa-dewa, peri, tuhan dan mahluk halus.

Contoh : Dongeng Nyi Roro Kidul

Sage

Sage menceritakan suatu tokoh yang biasanya berkaitan dengan sejarah. Sage biasanya menyebar dari mulut ke mulut sehingga lama-kelamaan terdapat tambahan cerita yang bersifat khayal.

Contoh : Joko Tingkir

Parabel

Parabel merupakan dongeng yang mengandung nilai-nilai pendidikan atau cerita pendek dan sederhana yang mengandung hikmah yang digunakan sebagai pedoman hidup.

Contoh : Cerita Malin Kundang.

Cerita Jenaka

Cerita jenaka merupakan cerita bersifat komedi atau cerita yang mampu mengundang tawa.

Contoh : Abu Nawas.

Cerita pelipur lara

Cerita pelipur lara merupakan cerita yang bertujuan untuk menghibur para tamu dalam suatu perjamuan dan diceritakan oleh seorang ahli.

Contoh : Wayang

Cerita perumpamaan

Cerita perumpamaan merupakan sebuah dongeng yang mengandung kiasan atau ibarat nasihat-nasihat yang bersifat mendidik.

Unsur Intrinsik Dongeng

Dalam dongeng terdapat beberapa unsur intrinsik diantaranya :

Tema

Tema merupakan ide pokok yang ada dalam dongeng.

Alur

Alur adalah jalan cerita berdasarkan urutan waktu.

Penokohan

Penokohan merupakan proses penampilan tokoh dengan pemberian watak, dan sifat.

Latar

Latar menunjukan di mana, dan kapan rangkaian-rangkaian cerita itu terjadi.

Amanat

Amanat merupakan pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada para pembaca agar dapat memetik nilai edukasi atau moral yang disampaikan.

Demikian penjelasan tentang pengertian dongeng, unsur, serta berbagai jenis dongeng. Semoga informasi ini dapat menambah manfaat bagi pembaca dan juga bagi penulis. Simak terus info lainnya di Sumberpengertian.com

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

Most popular articles related to Pengertian Dongeng, Struktur dan Jenisnya